Setelah melakukan analisa, segera siapkan alat dan perlengkapan lainnya untuk budidaya udang vaname. Budidaya vaname bisa dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja. Beberapa cara budidaya udang vaname di kolam terpal kecil ini cocok untuk Sobat jadikan referensi.
Siapkan Lokasi
Pilih lokasi terbaik sebagai tempat budidaya. Misalnya di belakang rumah atau lahan kosong di sekitar rumah Sobat. Biasanya untuk satu hektar lahan bisa diisi 4 kolam terpal. Namun, jika Sobat memiliki area yang lebih kecil, Sobat bisa membuatnya dengan ukuran 10 x 5 meter.
Gunakan terpal
Buatlah kolam terpal sebaik mungkin. Sertakan lapisan terpal kuat yang dipasang di luar kolam untuk mencegah air bocor keluar. Demikian juga lapisan terpal dapat melindungi udang saat hujan yaitu terlindung dari air tanah di luar tambak yang dapat menyebabkan derajat keasaman berubah.
Pemberantasan Hama
Hama sering menyerang udang vaname kecil. Jadi, perhatikan kondisi benih vaname, dan lakukan pengendalian hama sesegera mungkin.
Mengisi Air Kolam dan Memasang Kincir Angin di Kolam
Pengisian air dilakukan secara bertahap dengan volume tidak kurang dan tidak terlalu banyak dan diendapkan beberapa hari setelah pengisian agar bau karet pada terpal dapat hilang. Setelah itu, tiriskan dan lanjutkan dengan pengisian ulang. Juga, memasang kincir angin untuk mengontrol kotoran udang, serta memasok oksigen udang.
Fermentasi Kolam
Sobat harus melakukan fermentasi buatan sebelum benih dimasukkan ke dalam kolam. Biasanya proses fermentasi menggunakan probiotik serta garam sehingga air menjadi payau, sesuai dengan habitat aslinya.
Pemilihan Bibit Unggul
Jika ingin hasil yang unggul, maka Sobat harus memilih bibit unggul. Ciri-cirinya, biasanya bisa dilihat dari ukuran udang yang seragam. Untuk menghindari cacat fisik atau luka pada udang, lakukan pembibitan melawan arus renang.
Tebar Benih Udang
Menabur benih bisa dilakukan kapan saja. Sebaiknya Sobat memperhatikan aklimatisasi suhu air di kolam sebelum Sobat melakukan penebaran. Caranya, apungkan kantong yang telah diisi benih udang.
Perhatikan waktu penebaran
Benur adalah benih udang. Bibit masih rentan terhadap cuaca. Sebaiknya Sobat menabur benih pada sore hari atau saat matahari tidak terlalu menyengat.
Memperhatikan Proses Pemeliharaan Udang
Pemeliharaan dilakukan selama penyemaian benih sampai panen. Caranya adalah dengan memantau dan menjaga suhu di kolam yang mengandung PH.
Memperhatikan Waktu Makan
Pemberian makan yang efektif dapat dilakukan setelah 7 hari pertama. Sobat bisa memberi makan 3-4 kali sehari. Juga, berikan protein tinggi untuk perkembangan yang lebih baik, yaitu sebanyak 30% dari dosis yang ada.
Pembuangan air
Pengurasan sering dilakukan saat umur udang sudah mencapai 60 hari. Selama waktu itu, Sobat cukup mengisi sekitar 10% dari volume kolam air Sobat dan meningkatkannya menjadi 15-20%.
Proses Panen
Udang bisa dipanen setelah 4-5 bulan. Ciri-ciri udang yang bisa dipanen adalah memiliki ukuran yang ideal.
Baca juga :
- cara budidaya udang vaname di tambak tradisional
- udang vaname air tawar
- budidaya udang vaname pdf
- budidaya udang air tawar
- jenis udang air tawar
- bibit udang vaname air tawar
- budidaya udang galah
- budidaya udang vaname bioflok
0 Komentar untuk "Cara Budidaya Udang Vaname di Kolam Terpal Kecil"