Mengkonsumsi kurma untuk ibu hamil tua merupakan langkah yang tepat untuk membantu kelancaran proses kelahiran. Oleh karenanya, para bumil disarankan untuk mengkonsumsi buah kurma pada saat awal trimester 3 kelahiran sehingga nantinya manfaat bisa terasa saat persalinan.
Manfaat Buah Kurma Untuk Ibu Hamil Tua
Untuk lebih jelasnya simak penjelasan manfaat buah kurma untuk ibu hamil tua di bawah ini.
Membantu memicu kontraksi
Kurma mengandung zat yang sangat mirip dengan hormon oksitosin. Hormon oksitosin inilah yang akan membantu memicu kontraksi. Hal ini tentunya berguna agar proses melahirkan atau nifas menjadi lebih mudah.
Pernyataan ini juga diungkapkan Melinda Johnson selaku juru bicara Academy of Nutrition and Dietetic. Biasanya ibu hamil yang akan melahirkan akan diberikan suntikan berupa oksitosin sintetis.
Jika ibu hamil mengkonsumsi kurma secara rutin pada kehamilan trimester ketiga, maka suntikan tidak diperlukan lagi oleh ibu, karena kurma telah menggantikan manfaatnya. Nah kalau bunda mau melahirkan tanpa cesar dan lancar jaya, maka disarankn untuk senantiasa mengonsumsi kurma selama trimester terakhir kehamilan.
Membantu serviks terbuka lebih cepat
Selain manfaat di atas, kurma juga dapat membantu membuka serviks saat persalinan lebih cepat. Pembukaan rahim ketika akan melahirkan umumnya memerlukan tempo yang cukup angat lama, bahkan sampai 14 jam untuk pembukaan lengkap sepenuhnya.
Proses pembukaan rahim selama persalinan dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap laten dan tahap aktif. Pada stadium laten, biasanya dibutuhkan waktu kurang lebih 8 jam agar pembukaan mencapai ukuran 1-3 cm. Sedangkan pada stadium aktif, dibutuhkan waktu minimal 6 jam untuk membuka seluruh serviks yang mencapai ukuran 10 cm.
Namun, ibu hamil yang rajin mengonsumsi kurma akan mengalami tahap laten yang bisa berlangsung lebih cepat dari biasanya. Dengan hasil riset itu didapat petunjuk bahwa bumil yang mengkonsumsi kurma bisa melahirkan lebih cepat, yaitu kurang dari 7 jam setelah ibu tiba di rumah sakit.
Jelaslah hal ini merupakan cara sederhana sebab bumil tidak harus menunggu sampai berjam-jam demi membuka serviks dengan sempurna.
Mengurangi resiko pecahnya ketuban
Manfaat kurma lainnya untuk ibu hamil 9 bulan ialah bisa meminimalisir terjadi pecahnya ketuban pada ibu hamil. Kalau saja ketuban pecah sebelum saatnya, maka janin berada dalam situasi yang cukup berbahaya, karena janin bisa keracunan.
Dan kalau situasi ini tidak cepat ditangani secara medis, maka dapat terjadi berbagai komplikasi pada tubuh bayi yang sangat berbahaya bagi nyawanya. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi kurma secara rutin pada usia kehamilan lanjut menjelang persalinan agar segala resiko persalinan dapat diminimalisir.
Mencegah Anemia dan Sebagai Sumber Energi
Ibu hamil tentu membutuhkan energi lebih dari biasanya. Dengan mengkonsumsi beberapa buah kurma setiap hari, Realfoodfam mampu mensuplai gula yang dibutuhkan oleh tubuh. Pasalnya, kurma memiliki kalori yang tinggi sehingga bisa menjadi sumber energi bagi ibu hamil.
Disamping itu, kurma pun mengandung zat besi yang tinggi sehingga cukup baik untuk mencegah anemia saat hamil. Hal ini karena ibu hamil rentan terhadap anemia yang dapat berdampak negatif pada janin, seperti kelahiran prematur hingga kematian. Adanya kandungan zat besi membuat kurma dapat menghasilkan darah yang cukup sehingga dapat mencegah anemia.
Menjaga Kadar Gula Darah
Manfaat buah kurma untuk ibu hamil bisa dirasakan bagi mereka yang memiliki kadar gula tinggi. Pasalnya, berdasarkan penelitian di Nutrition Journal, menunjukkan bahwa kadar glukosa postprandial pada penderita diabetes tidak mengalami peningkatan yang signifikan setelah mengonsumsi kurma.
Kemudian, Indeks Glikemik pada kurma juga rendah sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Ibu hamil dengan diabetes dapat mengkonsumsi 8 sampai 10 kurma setiap hari.
Mengatur Tekanan Darah
Penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan tekanan darah karena tekanan darah rendah dan tinggi sama-sama berisiko baik bagi ibu hamil maupun janin yang dikandungnya. Salah satu cara alami untuk mengatur tekanan darah selama kehamilan adalah dengan mengkonsumsi kurma.
Pasalnya, kurma mengandung potasium yang mampu menjaga keseimbangan air dan garam serta mengatur tekanan darah. Jika ibu hamil kekurangan kalium, maka dapat meningkatkan risiko tekanan darah, stroke, dan penyakit kardiovaskular.
Mengurangi Sembelit
Masalah umum yang sering ditemui selama kehamilan adalah sembelit. Karena itu, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya serat sehat, termasuk kurma. Dengan begitu, kurma berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mampu meredakan sembelit akibat kehamilan.
Jadi, jika Realfoodfam rutin mengonsumsi kurma selama kehamilan, kandungan seratnya dapat membantu proses pencernaan berjalan lebih lancar. Selain itu, kurma juga mampu menurunkan kadar kolesterol, mampu membuat perut kenyang sehingga berat badan menjadi ideal meski hamil.
Sebagai Sumber Nutrisi
Selain bermanfaat dalam membantu proses persalinan pada ibu hamil, ternyata manfaat buah kurma untuk ibu hamil 9 bulan juga sangat banyak yaitu sebagai pelengkap nutrisi penting ibu hamil dan janin. Seperti telah diketahui, masa kehamilan adalah masa yang mesti diperhatikan, termasuk dalam hal pemenuhan nutrisi, terutama saat kehamilan memasuki usia akhir.
Melansir Verywellfit.com, USDA memberikan informasi kandungan nutrisi setiap 7 gram kurma, yaitu:
- Kalori: 20
- Lemak: 0 gram
- Natrium: 0,14 mg
- Karbohidrat: 5,3 g
- Serat: 0,6 g
- Gula: 4 gram
- Protein: 0,2 g
Apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari nutrisi-nutrisi tersebut? Berikut penjelasannya.
Kalium
Kurma mengandung cukup banyak potasium. Kalium sendiri juga dibutuhkan oleh ibu hamil. Manfaat kalium untuk bumil ialah sebagai berikut :
- bisa membantu menstabilkan tekanan darah bumil. Seperti diketahui, tekanan darah pada ibu hamil harus selalu normal. Jika tidak, janin akan terpengaruh.
- bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh ibu selama kehamilan. Hal ini akan mempercepat metabolisme tubuh dan menjaga hidrasi pada ibu dan janin.
- bisa menjaga kesehatan jantung pada ibu hamil. Kalium juga bermanfaat untuk mencegah kram perut saat hamil.
Magnesium
Kurma juga merupakan buah yang kaya akan magnesium. Magnesium dalam kurma memiliki manfaat sebagai berikut. Magnesium dalam kurma bisa Ini membantu pembentukan tulang dan gigi pada bayi yang belum lahir, sehingga bayi akan mengalami perkembangan yang baik.
Magnesium dalam kurma dapat menjaga tekanan darah ibu dan menjaga kestabilan gula darah selama kehamilan.
Kalsium
Kurma mengandung kalsium yang baik untuk nutrisi ibu selama kehamilan. Kalsium dalam kurma berperan penting dalam memicu pembentukan tulang dan gigi serta baik untuk janin dalam kandungan ibu.
Besi
Manfaat buah kurma untuk ibu hamil karena kandungan zat besi yang tinggi di dalamnya. Zat besi dalam kurma bermanfaat sebagai berikut. Zat besi dalam kurma berperan dalam mencegah anemia pada ibu selama kehamilan.
Zat besi dalam kurma juga bermanfaat untuk memperkuat pertahanan dan sistem imun pada ibu hamil agar janin yang dikandung juga kuat.
Vitamin K
Kurma juga merupakan buah yang terkenal dengan kandungan vitamin K-nya. Manfaat vitamin K bagi bumil ialah sebagai berikut :
- menghentikan pendarahan pada ibu hamil saat melahirkan.
- bisa membantu pembentukan dan perkembangan tulang bayi.
Folat
Kurma juga mengandung banyak asam folat. Asam folat dalam kurma sangat penting untuk ibu hamil karena folat akan mencegah bayi lahir cacat.
Fruktosa
Fruktosa adalah jenis gula alami yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran tertentu. Kurma merupakan tipe buah yang banyak mengandung gula natural contohnya fruktosa. Fruktosa di dalam kurma berkhasiat untuk suplai energi pada bumil, tanpa harus menaikkan kadar gula darahnya.
Serat
Kurma mengandung serat yang baik. Serat yang terkandung di dalam kurma bsa bermanfaat pada bumil dalam hal:
- mendukung sistem pencernaan ibu hamil, sehingga penyerapan nutrisi lebih baik untuk ibu dan janin.
- mencegah ibu hamil dari sembelit.
- membantu menurunkan kolesterol dan memberikan sensasi kenyang lebih lama sehingga ibu hamil dapat tetap langsing dan sehat selama kehamilan (dalam hal mengurangi risiko kegemukan).
Protein
Protein yang terkandung dalam kurma terdiri dari asam amino. Asam amino ini dibutuhkan oleh ibu hamil untuk:
- Membangun tubuh ibu dan janin.
- Mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin dan ibu hamil.
Selain 9 nutrisi yang disebutkan di atas, ibu hamil juga membutuhkan nutrisi lain. Manfaat kurma lainnya untuk ibu hamil adalah sebagai makanan sumber mangan, fosfor, belerang, tembaga, dan berbagai nutrisi penting lainnya yang saling mendukung. Semua nutrisi bertanggung jawab untuk memfasilitasi kehamilan dan persalinan.
Demikianlah beberapa manfaat buah kurma untuk ibu hamil tua trimester 3. Kalau Bunda punya pengalaman seputar kurma yang bagus untuk ibu hamil, aturan makan buah kurma untuk ibu hamil tua, berapa biji kurma sehari untuk ibu hamil dan lainnya, silahkan share di komentar.
0 Komentar untuk "Manfaat Buah Kurma Untuk Ibu Hamil Tua"