Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Untuk Pemula

Bagaimana cara budidaya ikan lele di ember untuk pemula ? Budikdamber atau budidaya ikan dalam ember belakangan ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Adanya teknik budidaya ember tentunya sangat membantu masyarakat terutama bagi yang memiliki lahan terbatas.

Keunggulan lain budidaya dengan teknik budikdamber adalah hemat air, mudah perawatannya, dan bebas bahan kimia. Ikan lele memiliki kemampuan bertahan hidup yang tinggi bahkan dalam wadah dengan oksigen dan air yang terbatas.

Lele juga dapat bertahan hidup dalam kualitas air yang buruk atau kondisi air yang buruk. Berikut cara budidaya ikan lele dalam ember secara lengkap:

Persiapan Alat dan Bahan

Bagi Sobat  yang tertarik dengan cara budidaya ikan lele dalam ember, Sobat  perlu menyiapkan beberapa hal berikut ini:

  • Ember untuk area budidaya adalah 80 liter
  • Ada 60 bibit ikan lele
  • Strimin atau cover (bisa pakai apa saja)
  • Pateri

Pemilihan Bibit Lele

Meski cara budidaya ikan lele dalam ember terbilang mudah, namun kita tetap harus mempertimbangkan segala resiko yang akan terjadi. Apalagi jika Sobat  seorang pemula dalam budidaya ikan lele.

Untuk mengurangi risiko kegagalan, Sobat  bisa mengantisipasinya dengan mendapatkan bibit lele yang bagus dan berkualitas. Berikut hal-hal yang perlu Sobat  perhatikan saat memilih bibit ikan lele:

  • Perhatikan tempat Sobat  membeli benih. Usahakan membeli bibit lele di tempat pembenihan atau hatchery bersertifikat.
  • Hal ini untuk mengurangi adanya penyakit bawaan dari benih yang dibeli. Meskipun lele memiliki daya tahan yang kuat terhadap penyakit, kondisi benur lele biasanya lebih rentan terhadap infeksi dibandingkan lele dewasa.
  • Lele juga dapat terinfeksi penyakit genetik yang disebabkan oleh kualitas induk lele yang buruk atau faktor perkawinan sedarah.
  • Bibit lele yang ideal untuk pembesaran adalah 5-7 cm.
  • Pastikan ukuran lele seragam atau sama.
  • Bibit lele yang berkualitas memiliki tubuh yang seimbang antara kepala dan tubuh.
  • Pilih benih ikan yang tidak cacat, badan mengkilat, sungut bercahaya atau tidak pucat, dan geraknya lincah.

Persiapan Ember untuk Peternakan Lele

  • Sebelum benih lele siap ditebar, siapkan ember untuk pemeliharaan lele.
  • Siapkan ember 80 liter dan bersihkan. Memberi lubang di ember adalah opsional. Sobat  dapat membuat lubang di sisi bawah untuk saluran pembuangan. Atau Sobat  bisa menambahkan kran air pada bagian yang berlubang untuk memudahkan proses pembuangan.
  • Jika Sobat  ingin menambahkan sayuran, gunakan gelas plastik yang dilekatkan pada kawat dan kaitkan ke ember.
  • Isi ember dengan air. Usahakan jangan terlalu penuh agar lele bisa menghirup udara dengan baik. Untuk ember 80 liter, isi dengan air hingga 60 liter saja.
  • Tambahkan setengah sendok makan garam cruciferous untuk menstabilkan pH di dalam air dan menghambat pertumbuhan jamur atau bakteri.
  • Biarkan selama 2-3 hari.
  • Gunakan strimin/penutup agar lele tidak melompat keluar dari ember.
  • Satu ember bisa diisi maksimal 60 benih ikan lele.
  • Letakkan dan posisikan ember di lahan kosong dan pastikan mendapat sinar matahari.
Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Untuk Pemula

Cara Menabur Ikan Lele dalam Ember

Sobat perlu berhati-hati saat menabur benih lele di ember. Bibit lele kecil cenderung sensitif. Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menebarkan lele di ember

  • Sesuaikan suhu air ember. Pastikan suhu air tidak terlalu panas karena terik matahari. Kondisi suhu air yang baik akan membuat benih lebih sehat dan tidak stres.
  • Masukkan benih dan wadah penyimpanannya ke dalam ember dan biarkan benih lele mengendap selama sekitar 15 menit. Ikan lele akan keluar dengan sendirinya dari tempat penyimpanan dan menyesuaikan diri dengan tempat barunya di dalam ember.
  • Sobat juga bisa menabur benih lele dengan memiringkan wadah penyimpanan dan menambahkan benih ke ember sedikit demi sedikit.
  • Sebarkan benih ikan lele pada pagi atau sore hari. Jangan menabur benih di siang hari karena takut benih lele stres dan kemudian mati. Suhu air pada siang hari akan meningkat dan terasa lebih panas dibandingkan pada pagi atau sore hari.
  • Setelah benih ditabur ke dalam ember, jangan lupa untuk menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dengan dosis 10 ml/ember untuk merangsang kekebalan lele.
  • Suplemen yang diberikan juga mencegah ikan lele tertular penyakit seperti parasit, bakteri, dan jamur dari akumulasi kotoran atau sisa pakan di dasar ember.

Cara Merawat Ikan Lele

Cara memelihara ikan lele di dalam ember tidak jauh berbeda dengan memelihara ikan lele di dalam kolam renang atau tempat lain. Perhatikan hal-hal berikut agar budidaya ikan lele Sobat  berkembang dengan baik.

  • Lakukan grading atau pemisahan ikan lele minimal dua minggu sekali. Hal ini bertujuan untuk menyeragamkan ukuran ikan lele dalam ember dan menghindari kanibalisme antar ikan.
  • Ganti air ketika baunya tidak sedap dari ember. Lakukan pergantian air sekitar 50% dari total air dalam ember pada pagi atau sore hari.
  • Buang dan bersihkan bagian bawah ember karena akan membahayakan kelangsungan hidup ikan lele.
  • Hindari stres pada ikan lele saat ingin mengganti air. Puasa lele dengan tidak memberi makan selama 12 hingga 24 jam.
  • Memenuhi kebutuhan oksigen ikan lele untuk tumbuh lebih cepat. Sobat  dapat menambahkan blower atau aerator.
  • Perhatikan kualitas air agar tidak menghambat pertumbuhan ikan lele.
  • Pilih pakan ikan yang mengandung nutrisi dan protein tinggi. Saat memilih pakan, sesuaikan juga dengan ukuran dan umur ikan.
  • Beri makan 2-3 kali sehari. Jangan memberi makan saat hujan karena akan mengubah kualitas pakan.

Panen Ikan Lele

  • Masa budidaya ikan lele cukup singkat. Sobat  hanya membutuhkan waktu 2-4 bulan untuk ikan lele siap panen. Jumlah panen lele yang ideal adalah 8-10 untuk mendapatkan harga jual tertinggi.
  • Puasakan lele selama 24 jam sebelum panen. Hal ini agar ikan lele dapat bertahan selama masa pengiriman.
  • Kurangi air di ember lalu pindahkan lele yang akan dipanen ke wadah lain.
  • Gunakan sekop atau jaring untuk mengambil ikan lele.
  • Sortir ikan lele yang dipanen dengan hati-hati.
  • Bersihkan ember. Jika ingin mengisi dengan bibit baru, lakukan langkah yang sama seperti sebelumnya.

Baca juga :

  • budidaya lele dan kangkung
  • keuntungan ternak lele 1000 ekor
  • variasi ember yang ideal untuk digunakan untuk usaha budikdamber adalah
  • kenapa bibit ikan lele banyak mati
  • makanan ikan lele
  • budidaya ikan nila
  • ternak lele kolam terpal
  • modal ternak lele

Sumber :
https://gdm.id/budidaya-ikan-lele-di-ember/

0 Komentar untuk "Cara Budidaya Ikan Lele di Ember Untuk Pemula"

Back To Top