Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Besar

Cara budidaya ikan gurame agar cepat besar ini mungkin banyak dicari para peternak yang ingin cepat panen dan bisa menghasilkan uang. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar budidaya ikan gurame dapat tumbuh dengan cepat secara maksimal. Cara tersebut adalah:

Memilih Lokasi yang Tepat

Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Besar


Hal pertama yang harus Sobat perhatikan adalah lokasi kolam. Tempat budidaya ikan gurami yang baik dan tepat adalah kolam yang mendapat sinar matahari langsung yang cukup.

Hal ini bertujuan untuk menjaga suhu di dalam kolam pada kisaran 25 hingga 28 derajat Celcius yang merupakan suhu yang sesuai dengan habitat alami ikan gurami.

Oleh karena itu lebih disarankan membudidayakan ikan gurame di dataran rendah daripada di dataran tinggi. Selain itu, ikan gurame akan tumbuh lebih cepat jika berada pada ketinggian maksimal 800 meter di atas permukaan laut.

Namun, jika kolam budidaya ikan gurami terkena sinar matahari berlebihan, Sobat bisa menambahkan eceng gondok.

Eceng gondok bagi ikan gurami berguna untuk mencegah sinar matahari langsung pada kolam. Selain itu, eceng gondok juga berguna untuk melancarkan sirkulasi air sehingga pertumbuhan ikan gurame tumbuh lebih cepat.

Bibit Ikan gurami dari Bibit Unggul dan Sehat

Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Besar

Tips selanjutnya adalah pemilihan bibit ikan gurami. Pilih benih ikan gurame yang sehat atau benih dari benih unggul yaitu ikan yang beratnya kurang lebih 100 gram atau berumur lebih dari satu tahun.

Selain itu, cara budidaya ikan gurame agar mudah dan cepat juga bisa ditempuh dengan memperhatikan ciri fisik benih ikan gurame yang ingin dibudidayakan. Pilih bibit ikan gurami yang sehat, tidak cacat dan juga memiliki gerakan yang lincah.

Dalam arti, perhatikan juga apakah tubuh ikan gurame memiliki luka atau tidak. Pasalnya, hal ini bisa menunjukkan apakah ikan gurame sedang sakit atau tidak. Kemudian, perhatikan juga warna sisiknya agar tidak memilih bibit ikan gurami dengan sisik yang terlalu hitam.

Sisik ikan gurami yang sehat juga tidak kaku sehingga harus diperhatikan dengan baik. Lihat apakah sisik tubuh ikan gurami sudah lengkap atau belum. Dengan memiliki benih ikan gurame yang berkualitas maka dapat menghasilkan benih ikan gurame yang berkualitas pula.

Untuk pembelian bibit sebaiknya mencari lokasi yang tidak jauh dari lokasi kolam Sobat. Hal ini agar benih dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tambak yang Sobat miliki.

Jika lokasi pembelian terlalu jauh dikhawatirkan ikan akan kesulitan beradaptasi sehingga ikan akan mengalami stres dan akhirnya mati.

Pengeringan Kolam Budidaya Ikan gurami

Sebelum memasukkan benih ikan gurami ke dalam kolam, lakukan penjemuran kolam terlebih dahulu. Dengan cara ini diharapkan benih ikan gurami akan terhindar dari serangan berbagai jenis penyakit ikan. Misalnya penyakit jamur yang biasanya menempel pada tubuh ikan gurami.

Proses pengeringan tambak dilakukan selama 10 sampai 14 hari, kemudian beri kapur pertanian kurang lebih 200 gram per meter persegi. Jika perlu, rendam semua peralatan yang Sobat gunakan untuk budidaya dalam larutan klorin selama setengah jam setelah itu dikeringkan.

Setelah kering, jangan lupa untuk memperhatikan teknik pengisian air kolam. Sobat harus memperhatikan volume air kolam dan jangan sampai ketinggian air kurang dari 50-75cm. Namun, setelah kolam terisi air, hindari langsung mengisinya dengan benih ikan gurami.

Pasalnya, proses pengendapan membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu agar kualitas air tambak lebih tinggi dan aman bagi ikan gurami. Setelah itu barulah masukkan bibit ikan gurami yang dipilih.

Memisahkan Ikan gurami yang Sakit

Cara selanjutnya adalah dengan memantau ikan gurami. Jika Sobat menemukan ikan gurami yang terjangkit penyakit, segera keluarkan dari kolam dan pisahkan dari ikan lain. Rendam ikan dalam air yang dicampur dengan larutan garam 20 mg per liter air selama satu jam.

Memang benar cara budidaya ikan gurame agar cepat besar itu mudah. Namun Sobat juga perlu mengetahui mengapa ikan gurame bisa sakit. Dengan begitu, evaluasi pakan yang diberikan, apakah pakan tersebut mampu memenuhi nutrisi ikan gurami.

Kemudian, ikan gurame yang sakit juga bisa disebabkan oleh pengelolaan tambak yang kurang baik. Dengan begitu, Sobat harus rutin mengganti air kolam dan meningkatkan kualitas air kolam.

Atau, ikan gurame yang sakit juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan plankton yang berlebihan di kolam. Solusinya, Sobat bisa mengurangi penambahan bahan organik, meningkatkan kualitas air, dan juga mengurangi kepadatan ikan.

Pemberian Makan Berkualitas

Selama budidaya ikan mas, berikan pakan yang baik dan berkualitas. Yaitu pakan yang banyak mengandung protein, baik protein hewani maupun protein nabati.

Pemberian protein hewani akan membuat ikan gurame cepat besar. Untuk protein nabati bisa diberikan daun seperti daun talas, daun singkong dan selada air.

Pemberian daun dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan mengurangi biaya pemeliharaan. Tapi daunnya tambahan, bukan makanan utama. Perlu diketahui untuk daun yang mengandung getah, sebaiknya dilayukan terlebih dahulu.

Cara budidaya ikan gurame agar cepat besar sangatlah mudah, asalkan memperhatikan pemberian pakannya. Berikan pelet sebagai makanan utama ikan mas. Pilih pelet yang mengandung 25% sampai 30% protein hewani.

Berikan pelet apung untuk memudahkan ikan mas memakannya. Kemudian, berikan pelet dua kali sehari, pada pagi dan sore hari. Namun, hindari pemberian makan yang berlebihan, yaitu hanya 80% dari tingkat kekenyangan.

Berikan juga jagung rebus karena dianggap mampu mempercepat kematangan 'gonade'. Jagung rebus diberikan sekitar 3%-5% dari bobot badan induknya agar telurnya bisa matang hanya dalam waktu 25-30 hari.

Cara budidaya ikan gurame agar cepat tumbuh harus memperhatikan aplikasi pemberian pakan. Intinya ikan gurame tidak hanya cepat besar tapi berkualitas tinggi. Saat ikan gurame berumur 10 hari, berikan gilingan halus dan kuning telurnya.

Pada umur 10 hari – 1,5 bulan, berikan pakan selingan seperti rayap semut ular. Pada 1,5 – 3,5 bulan, berikan protein hewani dan daun-daunan. Misalnya daun talas, singkong, selada air, caisin, dan sebagainya.

Pada 8 – 12 bulan berikan daun dan pelet berkualitas tinggi. Jika ikan gurame berumur 12 bulan, tetap berikan pelet dan daun. Agar ikan gurame tumbuh cepat, 2% kompleks enzim juga diberikan dari pakan pabrik.

Tonton pula video menarik tentang cara dan kiat sukses budidaya ikan gurame.


Baca juga :

  • budidaya ikan gurame berapa lama
  • jenis ikan gurame yang cepat besar
  • merk pelet ikan gurame yang bagus
  • cara ternak gurame pemula
  • ikan cepat besar
  • ikan gurame besar
  • air untuk ikan gurame
  • apakah makanan ikan gurame

Sumber :
https://dayaternak.com/cara-budidaya-ikan-gurame-agar-cepat-besar/

0 Komentar untuk "Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Besar"

Back To Top