Nah, ngomong-ngomong soal traveling jarak jauh, saya mau kasih tips nih tentang makanan dan minuman apa yang harus dibawa untuk perjalanan jauh. Contoh makanan dan minuman yang bisa dibawa untuk perjalanan adalah :
- Air
- Wedang jahe
- Buah segar
- Edamame
- Roti gandum
- Telur rebus
- Kacang-kacangan
- Sushi
- Onigiri
- Biskuit
- Oatmeal
- Buah
- Keripik
- Minuman dalam Kemasan
- Mie instan
- Permen
Air
Tidak hanya saat bepergian jauh, tentunya kita membutuhkan air untuk mencegah dehidrasi tubuh. Air harus dibawa saat bepergian jarak jauh agar cairan tubuh tetap terjaga. Dengan cairan yang terjaga, fokus kita saat berkendara juga bisa lebih baik.
Fakta lain, menurut jurnal Water, Hydration, and Health dari University of North Carolina pada 2010, tubuh bisa mudah lelah jika kekurangan cairan.
Wedang jahe
Segelas minuman jahe bisa menjadi obat alternatif jika Anda mengalami mabuk perjalanan. Dijelaskan dalam Journal of Ginger in Gastrointestinal Disorders 2018, ekstrak jahe membantu mendorong pergerakan makanan di perut. Sehingga berpotensi juga menurunkan kadar gas perut yang menjadi penyebab utama mual selama perjalanan.
Buah segar
Memiliki fungsi yang mirip dengan air, buah-buahan segar dapat membantu meningkatkan cairan dalam tubuh. Sebut saja semangka, pir, apel, dan jeruk. Aneka buah ini tidak hanya kaya akan vitamin, tetapi juga kaya akan mineral yang baik.
Namun, jika Anda ingin makan buah yang cukup mengenyangkan dan bermanfaat untuk menambah energi, cobalah membawa pisang sebagai bekal dalam perjalanan.
Edamame (Kacang Jepang)
Jika Anda ingin makan kacang rendah kalori untuk mudik, maka pilihan terbaik adalah edamame. Meskipun kacang hijau rendah kalori, kacang hijau mengandung karbohidrat, protein, dan serat yang tinggi.
Selain itu, mineral dalam secangkir edamame, sudah memenuhi 79 persen kebutuhan mangan, serta 121 persen asam folat yang bisa menambah energi, lho. Apalagi asam folat edamame sangat baik untuk penderita anemia.
Roti gandum
Bawalah sepotong roti gandum saat Anda dan keluarga menginginkan camilan yang cukup berat namun tetap praktis. Kandungan serat dalam roti gandum utuh bisa mencapai 15 persen, sehingga bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Tak hanya itu, ternyata serat tak larut juga bisa berfungsi sebagai prebiotik dalam pencernaan. Jadi, itu bisa memberi makan bakteri baik di usus.
Telur rebus
Telur selalu menjadi sumber protein dengan segudang manfaat. Jika Anda memilih telur rebus untuk disajikan sebagai makan siang, maka itu adalah pilihan yang tepat. Pasalnya, telur mampu menghilangkan rasa lelah dan ngantuk selama perjalanan jauh.
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan bisa menjadi camilan andalan untuk menghilangkan rasa kantuk saat mudik. Makanan yang satu ini mengandung vitamin B, protein, dan karbohidrat kompleks yang dapat meningkatkan energi tubuh selama perjalanan jauh.
Apalagi karbohidrat kompleks sebagai kandungan yang baik, membantu perut terasa lebih kenyang. Jadi, tidak hanya menambah energi, tapi kacang-kacangan bisa mencegah kelelahan dan meminimalkan rasa lapar.
Sushi buatan sendiri
Buat kamu yang lebih suka nasi daripada roti, kamu bisa banget bawa yang ini! Sushi merupakan makanan yang sangat praktis untuk dikonsumsi saat bepergian. Anda juga bisa membuatnya di rumah. Tidak perlu menggunakan bahan mahal seperti salmon atau gurita. Anda bisa mengisi isian sushi sesuai selera lho, seperti telur, stik kepiting, sosis dan sayuran seperti wortel dan mentimun.
Gulung sushi dengan nori atau rumput laut lalu potong sushi menjadi beberapa bagian. Sushi yang sudah dipotong-potong tentunya akan memudahkan Anda untuk memakannya. Anti ribet dan tentunya enak banget!
Onigiri
Satu lagi nasi olahan yang bisa kamu bawa saat bepergian jarak jauh, yaitu onigiri atau bola nasi ala Jepang! Anda bisa membuat isian onigiri sesuai dengan keinginan Anda, seperti tuna mayo, chicken teriyaki, atau daging suwir jika tidak ingin ribet.
Agar lebih nikmat, tambahkan potongan rumput laut agar semakin nikmat. Onigiri juga akan memberi Anda energi dan mengisi Anda selama perjalanan!
Biskuit
Dalam perjalanan jauh, terkadang Anda juga membutuhkan camilan. Salah satu jajanan yang bisa Anda pilih adalah biskuit atau kerupuk. Anda bisa memilih biskuit sesuai selera, seperti biskuit coklat, biskuit susu, atau apa saja.
Namun ada baiknya memilih biskuit yang sarat nutrisi, seperti kerupuk gandum atau kerupuk sayur yang gurih dan enak. Biskuit kaya serat juga dapat membantu memberikan energi dan membuat Anda kenyang.
Oatmeal di Jar
Perjalanan Anda dimulai di pagi hari? Biar gak ribet di pagi hari, bikin overnight oats di toples saja! Oat dikenal karena kandungan serat, protein, vitamin dan mineralnya yang tinggi dan membuatnya kaya akan nutrisi. Seperti namanya, oat semalaman adalah oat yang direndam dalam cairan (baik dengan susu atau yogurt) semalaman.
Agar tidak terasa hambar, Anda bisa menambahkan berbagai topping seperti chia seed, buah, madu, dan lain sebagainya. Dari segi nutrisi, overnight oats mengandung hampir dua kali lipat macronutrients dibandingkan dengan cooking oats, selain itu overnight oats juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Sempurna untuk melakukan perjalanan jauh!
Potongan Buah
Camilan sehat yang juga bisa kamu bawa saat traveling adalah buah-buahan lho! Buah-buahan kaya akan serat dan vitamin yang dibutuhkan tubuh saat bepergian.
Agar tidak ribet karena harus mengupasnya, Anda bisa membawa buah-buahan yang sudah dipotong-potong, seperti apel, melon, pepaya, stroberi, atau kiwi. Selain buah-buahan yang sudah dipotong, Anda juga bisa membawa buah-buahan lain seperti jeruk dan anggur. Agar buahnya tetap segar, sebaiknya dikonsumsi saat bepergian dekat.
Keripik
Rasanya yang gurih dan renyah membuat keripik ini sangat digemari oleh para traveler. Tekstur empingnya membuat makanan jenis ini memiliki cita rasa yang khas. Jenis keripik yang kita jumpai adalah keripik singkong, keripik balado, keripik tempe, keripik kentang, keripik bayam, dan lain-lain. Dari sekian banyak jenis keripik, yang paling umum adalah keripik singkong.
Makan keripik saat bepergian memang menyenangkan dan seringkali membuat ketagihan. Padahal, makan keripik terlalu banyak tidak baik karena kandungan lemak trans dan lemak jenuhnya yang tinggi. Pasalnya, pembuatan keripik melalui proses penggorengan pada suhu tinggi. Jadi, kalau mau makan keripik, wajar saja.
Minuman dalam Kemasan
Berbeda dengan air mineral, minuman kemasan lebih bervariasi. Kemasan yang digunakan juga berbeda-beda, mulai dari kaleng, botol, plastik hingga kertas. Minuman dalam kemasan seperti teh, susu, soda (soft drink), yoghurt, kopi, dan sejenisnya.
Meski rasanya sangat beragam, minuman kemasan kebanyakan manis. Rasa manis inilah yang membuat orang tergoda untuk meminumnya. Minumlah minuman kemasan dalam jumlah sedang, mengingat kandungan gulanya yang tinggi.
Mie instan
Nah, makanan yang paling sering kita jumpai saat perjalanan jauh adalah mie instan. Mie instan ini menjadi pilihan para traveller karena penyajiannya yang sangat cepat dan cukup mengenyangkan perut.
Varian mi instan selain dalam kemasan plastik juga berbentuk cup sehingga lebih praktis. Untuk makan mie instan, Anda harus mampir dulu di warung atau minimarket yang Anda temui di jalan atau tempat wisata.
Sebelum dikonsumsi, mie instan direbus terlebih dahulu dengan air panas dan diberi bumbu yang terdapat dalam kemasan. Selain sebagai asupan nutrisi saat perut keroncongan, mi instan juga bisa menunjang aktivitas tubuh, menambah nafsu makan, dan mengontrol berat badan.
Namun, mi instan jika dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan masalah kesehatan, seperti kadar darah tinggi dan kolesterol. Ada yang menyarankan untuk menghilangkan air rebusan terlebih dahulu dari mi instan. Tujuannya agar zat kimia yang terkandung dalam mie instan juga ikut terbuang.
Permen
Mengunyah permen sering dilakukan oleh sebagian orang karena berbagai alasan. Permen menjadi pilihan bagi para traveller karena mudah dibawa dan tidak berat. Untuk mengatasi rasa lapar, Anda bisa mengombinasikan makanan manis dengan minuman ringan dan makanan ringan seperti roti.
Jenis permen yang bisa dikonsumsi juga memiliki rasa yang beragam, mulai dari manis, asam, hingga pahit. Permen yang sering kita jumpai misalnya permen karet, permen polo, permen coklat, dan gummy bear. Fungsinya juga sangat beragam, ada yang mampu menyegarkan nafas, meredakan sakit tenggorokan, untuk diet, hingga mengatasi masuk angin.
Sepertinya, orang akan sulit menghindari permen yang memiliki bentuk dan warna menarik. Permen memiliki kandungan gula yang tinggi dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti gigi berlubang jika dikonsumsi secara berlebihan. Jadi, jangan terlalu banyak menghisap permen jika ingin tetap sehat.
Nah, jika Anda sudah mengetahui info ini, sebaiknya Anda mulai mengevaluasi makanan dan minuman yang biasa Anda bawa dalam perjalanan jauh. Jika ada yang tidak cocok, alangkah baiknya untuk menggantinya dengan opsi di atas.


0 Komentar untuk "Contoh Makanan dan Minuman Yang Bisa Dibawa Untuk Perjalanan"